Menu

Mengenal Sistem Indera Mata

Mengenal Sistem Indera Mata

kamu dulu dengar ungkapan dari mata turun ke hati, nggak? Ciye. Pasti dulu dong ya kan ya kan? Apalagi pas kamu menyaksikan si dia jalur di koridor sekolah. Bawaannya tentu senang ngelirik terus, ya. Hehehe. Tapi kamu tau nggak sih, mata itu merupakan tidak benar satu sistem indera, lho! Yuk saat ini kami kenalan bersama bagian-bagian mata dan bagaimana mekanisme mata kita. Fungsinya bukan cuma ehm bikin liatin si dia aja, ya.

Mata adalah sistem optik yang memfokuskan berkas cahaya terhadap fotoreseptor dan merubah daya cahaya jadi stimulan saraf. Bagian-bagian mata itu banyak banget, lho! Bagian-bagian mata selanjutnya dibagi jadi accessories mata dan susunan mata. Yuk kami bahas satu persatu.

Aksesoris Mata

Sesuai bersama namanya, accessories mata berfungsi untuk melengkapi mata supaya mampu berfungsi bersama baik. Aksesoris mata yang pertama namanya alis. Tau dong alis yang mana? Alis ini berfungsi untuk melindungi mata dari keringat. Selain alis, ada termasuk yang namanya orbita. Oh, layaknya yang di luar angkasa itu? Hahaha bukan, dong! Orbita ini isinya lekukan tulang yang berisi bola mata. Jadi semacam yang menampung bola mata gitu, lho. Oh iya, kamu suka nangis nggak, sih? Kalau kamu nangis, tentu ada air mata yang jatuh ya. Air mata ini punya kandungan garam, mukosa dan lisozim untuk membasahi permukaan mata dan mempertahankan kelembapannya. Waah, ternyata air mata ini fungsinya cukup penting, ya.

Lalu ada yang namanya kelopak mata. Kelompak mata ini melindungi mata dari kekeringan dan debu. Hebat ya dia! Selain kelopak mata, ada termasuk yang namanya otot mata. Otot mata ini terdiri dari 2 pasang otot rektus dan 1 pasang otot sadak. Otot mata ini fungsinya apa, sih? Fungsinya otot mata ini adalah untuk menggerakan mata ke arah vertikal, horizontal, dan menyilang. Itulah alasan kenapa kamu mampu memutar mata. Hayo, siapa yang suka mutar mata jika lagi kesal?

ada 10 susunan bola mata yang wajib kalian tahu.

Bagian mata yang pertama namanya tunika fibrosa, yang merupakan susunan terluar yang keras. Eh iya, walau keras, jangan kamu tusuk-tusuk juga, ya! Hehehe. Setelah tunika fubrosa, ada yang namanya skrela. Skrela ini merupakan anggota dinding mata yang tersusun dari jaringan ikat fibrosa. Warnanya putih dan jadi daerah otot ekstrinsik berada. Skrela termasuk memberikan bentuk bola mata, lho. Setelah itu, ada yang namanya kornea. Kornea ini fungsinya apa, hayo? Fungsinya adalah untuk memfokuskan bayangan yang masuk ke mata.

Selanjutnya ada yang namanya koroid. Koroid ini merupakan anggota yang terpigmentasi dan berfungsi untuk menghambat adanya refleksi internal berkas cahaya. Koroid ini termasuk punya kandungan banyak pembuluh darah untuk menyalurkan nutrisi. Setelah itu, ada yang namanya Badan Siliari. Badan Siliari ini miliki pembuluh darah dan otot bersilia. Otot bersilia ini berfungsi untuk merubah fokus objek. Nah, jika anggota mata yang selanjutnya tentu kamu sudah sering dengar. Namanya Iris. Sudah sering dengar, kan? Iris ini merupakan anggota mata yang berwarna dan miliki jaringan ikat dan otot. Kedua anggota selanjutnya digunakan untuk mengendalikan diameter pupil, supaya sesudah itu mampu mengontrol jumlah cahaya yang masuk.

Dari tadi kayaknya pupil ini disebut-sebut konsisten ya. Pupil ini sebetulnya fungsinya apa sih? Pupil berfungsi sebagai jalur masuk dari cahaya ke mata. Selain pupil, ada termasuk yang namanya lensa mata. Lensa mata ini berada di belakang pupil. Lensa mata ini berbentuk elastis, lho! Selain lensa mata, ada yang namanya rongga mata. Rongga mata merupakan area yang berisi Aqueous Humor. Fungsinya Aqueous Humor ini adalah untuk memberikan nutrisi bagi kornea dan lensa, serta membiaskan cahaya yang masuk ke mata. Psstt… ternyata tak sekedar Aqueous Humor, ada termasuk yang namanya Vitreous Humor di area posterior. Vitreous Humor ini adalah cairan yang isikan anggota belakang lensa mata serta berfungsi melindungi bentuk dan tekanan bola mata.

Bagian yang paling akhir disebut retina. Retina ini nama lainnya selaput jala dan merupakan susunan terdalam di mata, tipis, dan transparan. Ada 4 anggota dari retina.

Mekanisme Melihat

Squad, kalian penasaran nggak sih bagaimana sebetulnya mekanisme mata bekerja sampai kalian mampu melihat? Sekarang bakal dijelaskan mengenai mekanisme tersebut, nih. Kamu lihat baik-baik supaya tahu dan prosesnya nggak tertukar, ya!

Pertama, cahaya yang dipantulkan oleh benda yang inginkan kamu menyaksikan itu ditangkap oleh mata. Setelah itu cahayanya menembus kornea matamu dan diteruskan lewat pupil. Kedua, pupil mengatur intensitas cahaya. Setelah intensitas cahayanya diatur oleh pupil, sesudah itu intensitas cahayanya diteruskan sampai menembus lensa mata menuju retina. Ketiga, daya akomodasi mata sesudah itu mengatur cahaya supaya cahayanya jatuh pas di bintik kuning retina. Supaya nggak tidak benar jatuh ke daerah lain, nih. Hahaha. Keempat, saat cahayanya sudah jatuh ke bintik kuning, stimulan cahaya sesudah itu bakal disampaikan oleh saraf optik ke otak. Kelima, cahaya selanjutnya sesudah itu diinterpretasikan oleh otak, supaya kami mampu tahu bersama tahu apa yang sebetulnya tengah kami lihat. Wah, cukup panjang termasuk ya ternyata prosesnya!

Baca Juga :