Menu

Konservasi dan Revitalisasi Pelindungan Bahasa Daerah Oleh Kemendikbud

Konservasi dan Revitalisasi Pelindungan Bahasa Daerah Oleh Kemendikbud

 

Indonesia mempunyai khazanah bahasa daerah yg majemuk & tersebar menurut Sabang hingga Merauke. Berdasarkan data dari Badan Pengembangan & Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Badan Bahasa Kemendikbud), Indonesia mempunyai 652 bahasa daerah (data per tahun 2017). Untuk melindungi dan melestarikan bahasa wilayah tadi, Badan Bahasa Kemendikbud mempunyai dua program primer, yaitu konservasi dan revitalisasi bahasa.

Konservasi dan Revitalisasi Pelindungan Bahasa Daerah Oleh Kemendikbud

Konservasi dan Revitalisasi Pelindungan Bahasa Daerah Oleh Kemendikbud

 

Konservasi dalam konteks pelindungan bahasa adalah upaya buat mempertahankan dan membuatkan bahasa agar tetap dipergunakan oleh penuturnya. Dalam konservasi, ada upaya pencegahan atau perbaikan aspek bahasa yg rusak buat mengklaim kelangsungan bahasa itu sendiri.

Kepala Bidang Pelindungan, Pusat Pengembangan & Pelindungan Badan Bahasa, Ganjar Harimansyah menyampaikan, Kemendikbud memiliki komitmen yg bertenaga buat melindungi & melestarikan bahasa dan sastra daerah melalui perlindungan dan revitalisasi.

“Untuk konservasi, kita menekankan pada bahasa-bahasa yang masih mampu diselamatkan, masih sanggup kita dokumentasikan, masih bisa kita kembangkan. Kalau revitalisasi lebih cenderung kepada aspek pemelihaaran dan menghidupkan balik bahasa dan sastra pada kalangan generasi belia sebagai penerusnya,” kata Ganjar dalam kegiatan diskusi dengan media pada Jakarta, Senin (13/8/2018).

Ia menuturkan, sebelum melakukan perlindungan & revitalisasi terhadap suatu bahasa, Badan Bahasa Kemendikbud akan mempelajari vitalitas atau daya hayati bahasa berdasarkan bahasa daerah tersebut. Kajian vitalitas akan melakukan pengukuran buat mengetahui status bahasa, contohnya terancam punah, kritis, stabil, atau stabil akan tetapi terancam punah. Hasil kajian pula berupa rekomendasi langkah yg tepat buat pelindungan bahasa berdasarkan wilayah penuturnya.

“Misalnya buat status stabil tapi terancam punah, implikasinya mampu berbeda-beda pada tiap wilayah,” ujar Ganjar yg memegang gelar doktor pada bidang bahasa itu.

Ia mencontohkan upaya pelindungan bahasa Rote pada Nusa Tenggara Timur (NTT), yg statusnya stabil tapi terancam punah. Setelah dilakukan kajian vitalitas bahasa, ditemukan bahwa dokumentasi bahasa Rote masih ada, namun kebijakan pemerintah wilayahnya kurang mendukung. Padahal pemda mampu menerapkan kebijakan pembelajaran secara umum melalui muatan lokal pada sekolah-sekolah, lantaran seluruh penduduknya bisa berbahasa Rote.

“Akhirnya kita dekati pemerintah wilayah. Kita susunkan sistem kebahasaan yang standar. Setelah sistem kebahasaannya telah lengkap, baru kita laksanakan revitalisasi,” kata Ganjar.

Langkah yg tidak sama diterapkan buat revitalisasi bahasa Hitu di Maluku Tengah, meski berstatus sama, yakni stabil akan tetapi terancam punah. Penerapan kebijakan memasukkan bahasa Hitu ke muatan lokal pada sekolah-sekolah tidak bisa dilakukan lantaran hanya beberapa sekolah negeri yg menggunakan bahasa Hitu. Jika Pemda Maluku berakibat bahasa Hitu sebagai muatan lokal, maka bahasa lain juga wajib dibuatkan muatan lokalnya.

“Jadi kami melakukan revitalisasi menggunakan berbasis komunitas di sembilan sekolah negeri. Di Hitu jua kita susunkan sistem kebahasaannya (upaya konservasi) di samping revitalisasi. Jadi Indonesia itu unik dengan keragaman bahasa, situasi wilayah, etnologi sosialnya, sehingga penanganannya bhineka,” ujar Ganjar.

Upaya pelindungan bahasa memang usaha yg hasilnya nir konkret secara materi-hemat, tapi ini adalah usaha buat menaruh sumbangan signifikan buat melindungi dan mengelola kekayaan batin bangsa. Kepunahan sebuah bahasa bukan sekadar kepunahan kosakata atau rapikan bahasa, melainkan kehilangan warisan budaya bangsa yang sangat berharga. Pelindungan bahasa daerah bukan hanya sebagai tanggung jawab oemerintah, melanikan jua masyarakat pemilik bahasa & sastra itu sendiri. sumber : www.kuliahbahasainggris.com